Wisata Unik Yogyakarta Ada Stonehenge di Cangkringan

By | November 6, 2018

Stonehenge Cangkringan –  Jika mendengar kata Stonehenge pasti yang pertama kali terbayangkan adalah susunan batu zaman purba yang ada di negara Inggris. Stonehenge merupakan kumpulan batu-batu purba besar yang berdiri sedemikian rupa dan membentuk sebuah lingkaran. Memang tidak salah karena Stonehenge pertama kali terkenal di dunia karena situs tersebut.

Namun kali ini, untuk melihat Stonehenge tak perlu jauh-jauh ke Inggris. Di Indonesia, lebih tepatnya di Jogja ada sebuah Stonehenge yang mirip dengan Stonehenge yang ada di Inggris. Konon katanya Stonehenge ini merupakan batu-batu hasil erupsi Gunung Merapi pada tahun 2010 yang lalu. Bentuk dan letak bebatuan tersebut dibuat sangat mirip dengan Stonehenge yang ada di Inggris. Hal inilah yang membuat objek wisata ini diberi nama yang sama yaitu Stonehenge Cangkringan. Lokasi penempatan Stonehenge ini merupakan tanah kosong seluas 200 meter persegi. Lokasi ini tidak ditinggali masyarakat karena masuk ke dalam kawasan rawan bencana 3 Gunung Merapi.

Akses Menuju Stonehenge Cangkringan

Akses menuju Stonehenge Cangkringan sangat mudah. Hal ini disebabkan letak objek wisata ini ada di Dusun Petung, Desa Kepuhharjo, Kecamatan Cangkringan. Jarak tempat wisata ini dari kota Jogja sejauh 30 kilometer. Butuh waktu lebih dari satu jam perjalanan untuk sampai di objek wisata ini. Dari pusat kota Jogja ambil ke arah Jalan Cangkringan, lurus terus sampai ke Kaliadem. Setelah itu pilih rute menuju Bebeng. Kemudian ikuti petunjuk arah yang ada hingga sampai lokasi.

Stonehenge Kaliurang

Stonehenge Kaliurang

Mudahnya akses tersebut tak lantas membuat tempat wisata ini ramai dikunjungi wisatawan. Hal ini disebabkan jalan menuju objek wisata ini terhitung sempit. Meskipun kondisi jalannya sudah bagus dan di aspal tapi karena jalannya yang sempit setiap pengujung wajib berhati-hati saat melaluinya.

Harga Tiket Masuk Stonehenge Cangringan

Harga tiket masuk Stonehenge Cangkringan ini sebesar Rp. 10.000 per orang. Harga tiket tersebut belum termasuk biaya parkir di area wisata. Untuk sepeda motor dikenakan biaya Rp. 2.000 per motor sedangkan untuk mobil dikenakan biaya Rp. 5.000 per kendaraan.

Tiket masuk yang gratis ini tak lantas menjadikan pengunjung bebas melakukan apa saja. Kebersihan tetap harus dijaga, setiap pengunjung yang hadir diwajibkan untuk menajga kebersihan dan adab sopan santun.

Aktifitas Yang Bisa Dilakukan Di Stonehenge Cangkringan

Aktifitas yang bisa dilakukan di Stonehenge Cangkringan tentu saja berfoto ria. Tumpukan batu besar yang di susun sedemikian rupa sangat menarik sebagai objek foto. Ditambah lagi dengan pemandangan sekeliling yang indah.

Keindahan objek wisata ini bisa diabadikan ke dalam sebuah foto dan tentunya dapat menambah koleksi foto di sosial media para pengunjung. Selain itu buat para pengunjung yang ingin melakukan foto pre-wedding pun bisa dilakukan di tempat ini. Berbagai pose mulai dari foto di tulisan Stonehenge hingga foto bersandar pada bebatuan tetap mebuat hasil foto menjadi bagus. Jika beruntung para pengunjung bisa melihat Gunung Merapi di kejauhan. Tentu saja semua tergantung cuacanya. Pagi hari adalah waktu terbaik untuk berkunjug ke Stonehenge ini. Hal ini karena kegagahan Gunung Merapi masih terlihat sempurna. Jika mendekati siang bahkan sore hari kabut sudah mulai menutupi Gunung Merapi.

Datanglah saat hari kerja jika ingin melakukan sesi pemotretan yang serius di Stonehenge Cangkringan. Karena hari kerja pengunjung relatif sepi. Tempat ini terlalu luar biasa jika dilewatkan begitu saja, terlebih dari kacamata seorang fotografer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *