Ini Dia Akses Menuju ke Museum Gunung Merapi

By | October 29, 2018

Museum Gunung Merapi terletak di dusun Banteng, desa Harjobinangun sekitar lima kilometer dari objek wisata Kaliurang, tepatnya di lereng selatan Gunung Merapi. Museum ini berdiri di atas lahan seluas 3.4 hektar dan diresmikan pada Oktober 2009 oleh Menteri ESDM saat itu Bapak Purnomo Yusgiantoro.

Museum ini merupakan bangunan berbentuk trapesium dengan salah satu bagiannya mengerucut membentuk segitiga. Luas bangunan museum ini mencapai 4.470 meter persegi yang terdiri dari bangunan dua lantai. Letaknya yang didataran tinggi membuat suhu udara di sekitaran museum cenderung dingin. Jika cuaca sedang bagus maka kita bisa melihat Gunung Merapi berdiri gagah di belakang bangunan museum. Hal ini semakin membuat pemandangan di luar museum terlihat lebih indah.

Museum Gunung Merapi

Museum Gunung Merapi

Museum ini memiliki sebuah semboyan yaitu Merapi Jendela Bumi. Museum ini diharapkan dapat menjadi sarana pendidikan serta penyebaran informasi mengenai kegunungapian. Dengan menyebarnya informasi mengenai kegunungapian mampu meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap pergerakan gunung berapi.

Akses Menuju Museum Gunung Merapi

Akses menuju Museum Gunung Merapi ini cukup mudah. Letak museum ini hanya satu jam perjalanan dari kota Jogjakarta dan sekitar lima kilometer dari tempat wisata Kaliurang. Untuk mencapai museum ini bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun bis. Aksesnya yang sangat mudah dijangkau ini membuat museum ini menjadi salah satu tujuan utama wisatawan.

Harga Tiket Masuk Museum Gunung Merapi

Museum Gunung Merapi ini dibuka setiap hari dari pkl. 08.00 – 15.30 WIB, khusus hari Jumat museum ini tutup lebih awal yaitu pkl. 14.30 WIB. Untuk harga tiket masuk Museum Gunung Merapi ini cukup murah yaitu hanya Rp. 5.000 saja. Sedangkan jika kamu mau menonton film tentang Gunung Merapi di ruang audio visual kamu cukup membayar Rp. 5.000 lagi. Dengan area parkir yang luas dan nyaman tentu semakin mempermudah wisatawan saat berkunjung.

Harga tiket yang terbilang murah untuk pengalaman dan wawasan yang kita terima selama di objek wisata ini. Dengan uang sepuluh ribu rupiah kita bisa mengenal lebih dekat kegunungapian baik itu gunung berapi secara umum maupun Gunung Merapi pada khususnya.

Aktifitas yang bisa dilakukan di Museum Gunung Merapi

Beragam aktifitas bisa dilakukan di Museum Gunung Merapi ini. Memasuki pintu utama museum ini kita sudah disuguhkan dengan replika sebaran awan panas Gunung Merapi selama tiga kali letusan yaitu pada tahun 1969,1994 dan 2006. Jika kamu menekan salah satu alatnya maka seisi ruangan akan terdengar bunyi gemuruh dan terlihat aliran lava pijar dan awan panas persis seperti kejadian aslinya saat itu. Seluruh area di sekitar lereng Merapi rata di terjang lava panas hanya dalam beberapa detik saja. Tak ada yang bisa menghindarinya. Melihat itu saja kita bisa turut merasakan apa yang terjadi pada saat Gunung Merapi meletus.

Di ruangan lain di lantai satu museum ini kita juga bisa melihat foto dokumentasi di Museum Gunung Merapi sejak tahun 1930 hingga sekarang. Selain itu ditampilkan pula berbagai macam barang-barang sisa letusan Gunung Merapi di tahun 2006. Setelah puas berkeliling di lantai satu, ada baiknya kamu langsung menuju ke lantai dua untuk mencoba berbagai alat peraga yang disediakan. Mulai dari peraga simulasi gempa hingga peraga simulasi tsunami. Selain itu di lantai dua juga terdapat lorong peraga simulasi LCD dan display letusan dan erupsi Gunung Merapi. Terakhir yang paling wajib kamu kunjungi adalah theater mini yang ada di museum ini. Sambil melepas lelah setelah berkeliling museum kamu bisa menikmati film berjudul Mahaguru Merapi yang berdurasi 24 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *